PA Mamre Rayon Asahan Labuhan Batu (Aslab) Klasis Pematang Siantar Tahun 2026 dilaksanakan di GBKP Runggun Kisaran. Rayon Aslab GBKP Klasis Pematang Siantar terdiri dari 6 (enam) runggun, yaitu Runggun Kisaran, Runggun Tanjung Balai, Runggun Aek Kanopan, Runggun Rantau Prapat, Runggun Aek Nabara, dan Runggun Cikampak.
PA Mamre Rayon Aslab tahun 2026 dilaksankan di Cafe Sielih & Resto Jl. Ir. Sutami Kisaran (Kabid Dana dan Usaha Mamre GBKP Rg. Kisaran) yang dihadiri oleh BP Mamre Klasis Pematang Siantar dan 5 Runggun Rayon Aslab, dengan rangkaian kegiatan terdiri dari:
- Kebaktian ibabai Pdt. M.P. Ginting, S.Th MM
- Seminar Adat dan Budaya Karo dengan narasumber langsung dari Tanah Karo yaitu Pt. Lukas Tarigan, S.Pd, M.Sn.
- Sambutan dan arahan BPMR dan BP mamre Klasis Pematangsiantar
- Perkenalan Pengurus Seluruh pengurus mamre masing-masing runggun
- Game Catur
Jumlah peserta PA Mamre ±80 org dengan jumlah Kolekte yang terkumpul sebesar Rp. 1.359.000,- yang telah disepakati bersama diserahkan seluruhnya ke Mamre Runggun Kisaran selaku tuan rumah.
Kotbah Pdt MP Ginting mengangkat tema Kuja Kam Mamre (Mau Kemana Dibawa Mamre). Diakhir kotbahnya Pdt mengajak Bahwa mamre harus menjadi imam dalam keluarga, kemudian ada buah-buah roh didalam dirinya.
Dalam sesi seminar adat dan budaya Karo yang dibawakan oleh Pt. Lukas Tarigan, S.Th, M.Sn menjelaskan orat tutur/rakut sitelu tutur Siwaluh perkade-kaden sepuluhdua tambah Sada. Kemudian, narasumber juga menjelaskan apa filosopi pakaian Karo dan bagaimana makna dan urutan menggunakan pakaian. Contohnya, pakaian pengantin harus dipakai berurutan mulai dari Gonje, kadang-kadang, dan cengkok-cengkok oleh puang kalimbubu dan terakhir bulang-bulang oleh singalo bere²/ulu emas. Pakaian/ose dipakaiankan oleh kalimbubu dan wajib dibuka oleh kalimbubu jika acara adat sudah selesai.
Kemudian dalam menyampaikan pedah-pedah saat acara pernikahan masing-masing tegun juga ada etika dan nasehat berdasarkan tegunnya. Contoh l: kalimbubu menyampaikan nasehat dan berkat misalnya jumpa sinangkihayang ras sinutu cimpa itu biasanya disampaikan oleh kalimbubu bukan anak Beru atau sembuyak.
Sesi Game diikuti oleh Runggun Aek Kanopan, Runggun Tanjung Balai dan Runggun Kisaran yang menggunakan sistem gugur. Masing-masing runggun terdiri dari 3 (tiga) orang pemain dalam 1 (satu) tim. Jalannya permainan: tim tanjung balai otomatis masuk final karena memang undi, dan tim kisaran berjumpa dengan tim Aek Kanopan yang dimenangkan ol h Tim runggun kisaran. kemudian tim runggun kisaran kontra tim runggun Tanjung Balai bertemu dengan tim runggun Kisaran yang dimenangkan oleh tim Runggun Kisaran. Hasil akhir game catur adalah:
- Juara I : Runggun Kisaran
- Juara II: Runggun Tanjung Balai
- Juaran III: Runggun Aek Kanopan
Bujur ras Mejuah-Juah kita kerina.





















