Panitia Pembangunan, Perawatan dan Inventaris Gereja GBKP Runggun Kisaran Periode 2025-2030 mengadakan rapat di Aula GBKP Rg. Kisaran pada hari Minggu, 08 Maret 2025. Adapun agenda rapat tersebut adalah membahas tentang draft proposal pembangunan 5 (lima) tahun, yaitu tahun 2025-2030. Berikut urutan hasil rapat yang dihadiri oleh BPMR dan Panitia Pembangunan:
- Doa dan Nyanyi dibawakan oleh Kabid Koinonia (Bp. Ririn Sembiring)
- Pembukaan oleh Ketua Umum Panitia (Bp. Alberto Sembiring)
- Pemaparan draf proposal oleh Sekretaris Umum Panitia (Bp. Gabriella Ginting)
- Tanggapan dari BPMR
- Diskusi.
Sekretaris Umum Panitia memaparkan draf proposal pembangunan GBKP Runggun Kisaran selama kurun waktu 5 (lima) tahun yaitu 2026-2030 dengan total anggaran Rp. 738.545.000,00 (Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Lima Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah). Adapun rencana kegiatan/program yang akan dikerjakan adalah sebagai berikut:
- Pengadaan AC Gereja (Tahun 2026) dengan rencana anggaran Rp. 192.455.000,00.
- Pengadaan Soundsystem, Fasilitas Untuk Lansia, dan Fasilitas Bermain Anak (Tahun 2027) dengan rencana anggaran Rp. 91.000.000,00.
- Rehab Gereja Sisi Kanan (Aula Gereja) Tahun 2028 dengan rencana anggaran Rp. 142.545.000,00.
- Lanjutan Rehab Gereja Sisi Kiri Tahun 2029, dengan rencana anggaran Rp. 142.545.000,00.
- Pengadaan Kursi Gereja tahun 2030, dengan rencana anggaran Rp. 170.000.000,00.
Tanggapan dari BPMR atas pemaparan kegiatan/program kerja panitia pembangunan selama 5 (lima) tahun adalah sebagai berikut:
- Proposal yang akan diedarkan keluar dan jemaat tetap dibuat 5 (lima) tahun dengan beberapa perbaikan, tetapi fokus pada tahun berjalan yaitu 2026 terkait pengadaan AC Gereja.
- Sumber dana dari Kas Runggun di proposal agar diperbaiki, karena biasanya kas runggun tidak memungkinkan.
- Pengadaan AC Gereja ditambah kolom total uang agar mudah disosialisasikan ke jemaat.
- Khusus penambahan daya dari PLN, anggarannya diambil dari APG yang sudah terkumpul dan kekurangannya akan ditalangi dari kas runggun.
- Harga AC Merk Sharp yang dibuat panitia pada proposal adalah harga tertinggi, namun pada saat pengadaan nanti akan dilibatkan jemaat yang bisa menyampaikan informasi harga termurah. Jika ada kelebihan dana, akan menjadi kas panitia pembangunan dan akan dilaporkan seluruhnya kepada jemaat.
- Semua sepakat, bahwa sumber pemasukan untuk pengadaan AC sesuai proposal adalah masing-masing sektor, dengan rincian pengadaan AC Merk Sharp 11 Unit x Rp. 8.200.000,- = Rp. 90.200.000,- ditambah biaya pemasangan Rp. 34.000.000,-. yang juga dibagi ke 7 (tujuh) sektor.
- Sektor Kisaran Kota, Imanuel, Sion, Mutiara menanggung masing-masing AC Merk Sharp 2 unit ditambah Biaya Pemasangan dibebankan masing-masing sebanyak Rp. 4.000.000,-, sehingga total dana yang harus ditanggung masing-masing dari 4 (empat) sektor ini adalah Rp. 20.400.000,- (dua puluh juta empat ratus ribu rupiah), dengan rincian sebagai berikut :
- 2 Unit AC x @Rp. 8.200.000,-= Rp. 16.400.000,-
- Biaya pemasangan dibebankan Rp. 4.000.000,-
- Kemudian sektor Kuta Kana, Bunga Ncole, Rudang Mayang masing-masing sektor menanggung 1 Unit AC Merk Sharp ditambah Biaya Pemasangan dibebankan kepada masing-masing sektor sebanyak Rp. 6.000.000,-. Jadi total dana yang harus ditanggung oleh masing-masing dari 3 (tiga) sektor ini adalah Rp. 14.200.000,- (empat belas juta dua ratus ribu rupiah), dengan rincian sebagai berikut:
- AC Merk Sharp : 1 unit x @ Rp. 8.200.000 x 1 = Rp. 8.200.000,-
- Biaya pemasangan dibebankan Rp. 6.000.000,-
- Sektor-sektor yang sudah ada tanggapan dan mengumpulkan dana dari jemaat diantaranya, sektor Mutiara Rp. 4 Juta, sektor Imanuel Rp. 4 Juta, Bunga Ncole direncanakan 2 unit AC dan biaya pemasangan. Sektor-sektor lain, belum ada tanggapan dari jemaat dan perlu sosialisasi dari BPMR.
- BPMR akan membuat jadwal sosialisasi ke sektor-sektor dan hadir langsung seusai jadwal PJJ masing-masing sektor. Sosialisai akan dimulai Minggu, 8 Maret 2026, yaitu sektor Mutiara dan Sektor Sion dan menyusul sektor-sektor lainnya.
Peserta rapat adalah seluruh panitia dan BPMR GBKP Runggun Kisaran. Peserta rapat yang hadir dari BPMR adalah Bp. Lady Barus (Ketua BPMR), Bp. Haris Sebayang (Kabid Marturia) Bp. Ririn Sembiring (Kabid Koinonia), dan Bp. Richard Sinulingga (Bendahara BPMR). Kemudian dari panitia pembangunan yang hadir adalah Bp. Alberto Sembiring (Ketua Umum), Bp. Gabriella Ginting (Sekretaris Umum), Bp. Putri Surbakti (Bendahara Umum) dan masing-masing seksi, yaitu:
Seksi Dana:
- Bp. Prima Tarigan (Sekretaris Seksi Dana)
- Bp. Chio Sinuhaji (Seksi Dana)
- Bp. Kembar Barus (Seksi Dana)
Seksi Pembangunan:
- Bp. Daniel Sembiring (Ketua)
- Bp. Samuel Barus (Sekretaris)
- Haris Winanda Sebayang
- Bobby I Manalu
Seksi Pengadaan/Perawatan dan Inventaris:
- Bp. Tesa Bangun
- Eri Agunanta Barus



